Rabu, 25 November 2009

Eka Putri menjadi wasit wanita pertama PSSI Padangpanjang

Selasa, 25/11
padangmedia.com-PADANGPANJANG
Liga Pendidikan Indonesia 2009

dengan pertandingan sepak bola antar pelajar se Kota Padangpanjang yang berlangsung beberapa hari ini bukan saja karena serunya permainan yang diperagakan oleh masing-masing tim namun kehadiran seorang wasit wanita juga tidak luput dari perhatian penonton di lapangan Anas Karim Kantin sore ini.

Wasit wanita tersebut adalah Eka Putri anak pasangan Saharudin dan Nurani dan tercatat masih sebagai pelajar kelas III di SMK Cendana Padangpanjang, penggemar Manchaster United ini mengatakan keinginan untuk menjadi wasit sepak bola sudah menjadi keinginannya dan didukung oleh keluarga.

Saat ini Eka memegang sertifikat wasit C3 status wasit untuk tingkat pengurus cabang, sebelum memiliki sertifikat, Eka juga telah mengikuti kursus per-wasitan sepak bola dan pada Mai lalu eka dinyatakan lulus tes sebagai wasit C3 Sumbar bersama seorang rekan prianya Ega Flandido dari SMKN 2 Padangpanjang.

Saat diwawancari Eka baru saja bertindak sebagai hakim garis pertandingan liga pendidikan 2009 antara SMP Uswatuh Hasanah (Ponpes Serambi Mekah) melawan SMPN 2 Silaiang Bawah, meskipun keringat bercucuran dan kelelahan Eka mengaku puas dipercaya sebagi wasit di turnamen tersebut.(isril)

Rehab Gedung Balaikota Padangpanjang Rp700 juta

Rabu, 24/11 09:40 wib
padangmedia.com-PADANGPANJANG
Sejak dilakukan uji
teknis terhadap kondisi banggunan Balaikota yang
jadi korban gempa 30 September lalu gedung berlantai tiga tersebut
dinyatakan dalam kondisi rusak sedang dan tak layak digunakan karena
kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa akhir September tersebut lebih
banyak pada persendian bangunan.

Wakil walikota Padangpanjang Ir.Edwin.Sp saat dikonfirmasi mengatakan
saat ini pemerintah kota Padangpanjang masih menunggu proses klaim
asuransi atas kerusakan bangunan Balaikota tersebut, setelah klaim
dibayarkan direncanakan akan dilakukan rehab terhadap kerusakan.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Drs.Rafles Sama yang dikonfirmasi
padangmedia.com diruangkerjanya mengatakan, bangunan balaikota
tersebut diasuransikan melalui Askrida, atas kerusakan akibat gempa
dan saat ini masih menunggu klaim, namun belum jelas berapa klaim yang
akan dibayarkan atas kerusakan yang terjadi di balaikota.

Namun untuk perbaikan gedung balai kota yang sejak peristiwa gempa
akhir September lalu itu sudah tidak difungsikan lagi pemerintah telah
memasukan anggaran perbaikan pada APBD 2010 sebesar Rp.700 juta,
sedangkan apabila klaim dibayarkan oleh pihak asuransi akan dimasukan
pada pemasukan daerah.(isril)

TERKAIT PEMBANGUNAN BPP DPRD Belum Ambil Sikap Tegas

Rabu, 24/11 14:00 wib
Padangmedia.com-PADANGPANJANG,
Hingga saat ini belum jelas sikap DPRD Kota Padangpanjang terhadap pelaksanaan pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Model pada Dinas Pertanian Kota Padangpanjang yang belakangan menjadi pembicaraan hangat di kota ini karena adanya indikasi kongkalingkong terhadap pengadaan lahan BPP yang dimodali dengan dana DAK tersebut termasuk pemindahan sepihak yang direncanakan di Ikua Lubuak, namun ditengah jalan tanah lokasi pembangunan BPP Model bersengketa dialihkan ke lokasi Kantor Ketahanan Pangan (Ketapang) di kelurahan Gantiang Kecamatan Padangpanjang Timur oleh Dinas Pertanian.

Belum jelasnya sikap DPRD terhadap proyek bermaslah tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan polemic baru karena masyarakat menilai DPRD tidak memiliki taju sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab pengawasan terhadap setiap gel;iat pembangunan di daerah.

Sementara itu Komisi-komisi di DPRD seperti Komisi I, II dan III telah melakukan rapat gabungan komisi membahas permasalahan pelaksanaan pembangunan BPP Model dengan melahirkan tiga buah rekomendasi yang ditujukan kepada pimpinan dewan untuk menjadi bahan pertimbangan terhadap proyek BPP tersebut, satu diantara rekomendasi tersebut gabungan komisi menyepakati penghentian sementara pembangunan BPP Model di kelurahan Gantiang sampai jelasnya permaslahan tanah di kelurahan Ikua Lubuak.

Ketua DPRD Kota Padangpanjang yang dihubungi padangmedia.com di DPRD pagi tadi mengatakan pihaknya masih belum membahas rekomendasi komisi-komisi di DPRD tersebut, pada hal dari pantauan padangmedia.com di Senin lalu, rekomendasi tersebut telah ditanda tangani oleh masing-masing ketua komisi. Ditempat terpisah pelaksanaan pembangunan BPP Model yang dialihkan pembangunan ke lokasi Ketapang masih dilaksanakan bahkan sudah hampir rampung.(isril)

Senin, 23 November 2009

Jumlah Qurban Pemko Padangpanjang Meningkat

Selasa, 24/11 12:12 wib
padangmedia.com-PADANGPANJANG
Dibanding tahun lalu, jumlah

sapi korban dipemerintah kota Padangpanjang pada Idul Adha 1430.H sebanyak 7 ekor sapi, jauh lebih meningkat dari tahun lalu yakni 5 ekor sapi pada Idul Adha 1429.H lalu, ini menunjukan semakin tingginya kesadaran berkurban dijajaran pemerintah daerah jelas Kepala Bagian Kesejahteraan (KabagKesra) pemko Padangpanjang Dra.Hj.Tuti Abdul Rajab, saat dihubungi padangmedia.com di ruang kerjannya pagi ini.

Ditambahkannya, selain dilingkungan pemerintah, pejabat lainnya juga mengikuti kurban di tempat domisili masing-masing dan pesertanya juga terus meningkat, jadi ini patut kita syukuri jika dihitung secara global jumlah sapi kurban di tingkat kota Padangpanjang juga lebih banyak dari tahun sebelumnya membuktikan kesadaran berkurban dimasyarakat juga sangat tinggi.

Sementara itu dikelurahan Kampung Manggis Kecamatan Padangpanjang Barat, dari 3 Masjid dan 3 mushalla saja, diperkirakan sapi kurban pada tahun berjumlah sekitar 40 ekor sapi, belum termasuk hewan kurban lainnya seperti kambing..

Berkaitan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini, tidak berubah dari jadwal yakni pada tanggal 27 November mendatang, artinya hari raya qurban di Tingkat Kota Padangpanjang akan sama dengan pemerintah pusat, sedangkan lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha direncanakan di Lapangan Anas Karim Kantin, namun apabila cuaca hujan dialihkan ke enam masjid yang akan ditentukan satu hari sebelum hari H.(isril)

Korban Kebakaran di Guaguak Malintang Terima Bantuan dari Pemko

Senin, 23/11/2009 13:19 wib
padangmedia.com-PADANGPANJANG
Korban musibah kebakaran di RT IV Kelurahan Guguak Malintang pagi tadi langsung mendapat bantuan dari pemerintah kota Padangpanjang berupa alat-alat dapur, pecah belah dan sembako untuk kebutuhan satu minggu kedepan diserahkan oleh Asisten I Drs Tarmizi Arito dan diterima langsung oleh korban musibah kebakaran Yusnidawati dan Hendra Peri.

Drs.Tarmizi Arito pada kesempatan tersebut mengatakan masalah kebakaran dikota Padangpanjang termasuk yang harus diwaspadai karena khususnya di Kelurahan Guguak Malintang perumahan cukup padat dan jalan yang sempit, untuk itu kepada masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dengan lampu PLN yang sering mati ataupun lilin, lampu teplok dan kompor.

Sementara itu, pemilik rumah Yusnidawati, mengatakan, kebakaran yang terjadi dirumahnya tersebut begitu cepat, pertama mengetahui api dari loteng rumah, dengan bantun manual masyarakat tetangga korban membantu memadamkan api sedangkan mobil pemadam kebakaran datang tak lama kemudian dan api baru dapat dipadamkan beberapa jam berikutnya, sedangkan apa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polres Kota Padangpanjang.

Dengan berurai airmata janda yang dtinggal mati suaminya ini, bingung untuk membangun rumah peninggalan orang tuanya tersebut karena ia tidak memiliki biaya dan pekerjaan, selama ini ia bertahan hidup hanya dari biaya kontrakan sebuah kamar yang ditempati Hendra Peri bersama istri dan anaknya.

Kabid Sosial pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padangpanjang Arismantri, pada padangmedia.com menjelaskan bantuan yang diserahkan kepada korban musibah kebakaran tersebut diantaranya tenda, selimu, pecah belah, peralatan dapur, 2 karung beras dan kebutuhan sembako lainnya.(isril)